Dunia Generasi Muda

Tempat nongkrongnya anak muda yang kreatif.

Senin, 07 April 2014

Minum Pakai Sedotan Bikin Wajah Cepat Keriput?


Selama ini minum minuman dingin dengan menggunakan sedotan dinilai lebih sopan dibanding diseruput langsung dengan mulut. Namun, yakin masih mau minum pakai sedotan kalau akibat tak langsungnya bisa membuat kulit Anda jadi keriput?

Dr Debra Jaliman, Dermatolog sekaligus penulis buku Skin Rules: Trade Secrets from a Top New York Dermatologist mengatakan bahwa rutin memakai sedotan akan mengakibatkan kulit di daerah sekitar mulut akan lebih cepat berkerut. Apa sebabnya?

Ketika menggunakan sedotan, secara otomatis area sekitar mulut akan sering mengerut agar air bisa tersedot ke dalam mulut. Yang mengkhawatirkan adalah frekuensi dan lamanya hal ini dilakukan. Anda berkali-kali mengerucutkan mulut untuk menikmati minuman ini sampai tetes terakhir.

"Setiap jenis gerakan otot yang berulang-ulang dan lama akan menyebabkan garis kerutan permanen di kulit atau keriput. Sama seperti garis senyum karena senyum setiap hari, atau garis kerutan di dahi karena sering mengerenyitkan dahi," katanya.

Lalu apa yang harus dilakukan? Debra menyarankan untuk mengurangi kebiasaan buruk yang berpotensi mengakibatkan keriput, salah satunya mengurangi pemakaian sedotan. Jika ingin meminimalkan tanda-tanda penuaan, maka mengurangi kebiasaan buruk ini harus dilakukan sejak dini.

"Mulailah perawatan di usia 20-an. Karena pada usia ini, orang-orang berpikir kalau mereka tidak akan mengalami masalah antara kulit dan usia. Tetapi ini adalah saatnya Anda benar-benar perlu untuk mengembangkan kebiasaan baik karena kebiasaan hidup Anda yang dijaga sejak muda akan bertahan seumur hidup Anda," katanya.
(kompas)

Mendengarkan Musik Terlalu Kencang Akibatkan Penuaan Dini


Semua orang pada akhirnya akan menjadi tua. Namun, tak ada salahnya memperlambat proses dengan melakukan sepuluh rahasia agar terlihat lebih muda. Apa rahasianya? Coba simak uraian yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Atur pola makan
Gandum, sayuran, dan buah-buahan. Ketiga makanan ini dianggap wajib dikonsumsi jika Anda ingin terlihat lebih muda. Selain itu, makanlah makanan yang rendah lemak dan jenis makanan yang lebih menyehatkan setiap hari.

Olahraga
Tidak perlu berolahraga terlalu lama, cukup 15 sampai 20 menit, tiga atau empat kali dalam seminggu. Ini akan berpengaruh dalam menghambat proses penuaan. Jadi, jangan malas untuk bergerak jika Anda ingin selalu terlihat lebih muda.

Sosialisasi
Perluas jaringan Anda. Jangan hanya duduk di depan layar televisi atau komputer sepanjang hari, karena berbagi dan bersosialisasi membuat otak tetap aktif dan memperlambat proses penuaan.

Sikat gigi
Menyikat gigi minimal dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur. Rajinlah menggunakan tabir surya saat keluar rumah. Meskipun kelihatannya sepele, keduanya dapat membuat Anda terlihat lebih muda.

Kendalikan stres
Ketika sedang stres, lebih baik bermeditasi atau mengambil kelas yoga. Perbanyak juga pelukan dengan teman, keluarga, atau pasangan sehingga tubuh melepaskan hormon yang dapat meredakan stres.

Bercinta
Jadwalkan untuk bercinta setidaknya sekali seminggu. Tapi, jika Anda melakukannya dua kali seminggu, maka tubuh dan jiwa akan lebih sehat sehingga dapat memperlambat penuaan.

Multivitamin
Rajin mengonsumsi multivitamin setiap hari dapat membuat Anda terlihat lebih muda. Untuk ini konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui multivitamin yang tepat untuk kondisi dan jenis kulit Anda.

Membaca
Rajin membaca akan mempertahankan otak agar tetap aktif. Maka Anda pun akan terhindar dari penyakit yang dikenal menyerang saat usia sudah tua, seperti demensia dan Alzheimer.

Volume musik.
Meskipun yang sedang didengarkan adalah genre metal, kurangi volume musik Anda demi memperlambat penuaan. Terutama jika Anda mendengarkan musik melalui headset. Volume yang terlalu keras hanya akan menyakiti telinga dan kesehatan secara keseluruhan.

Tidur yang cukup.
Tidur selama 6 – 7 jam sehari memberikan efek khusus pada tubuh. Jika Anda tidur terlalu sedikit, akan mengalami kecenderungan terserang demam. Sementara, tidur terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan.
(kompas)

Amankah Meregangkan Otot hingga Berbunyi "Keretek"?


Setelah duduk seharian di depan komputer, tak ada yang lebih melegakan selain meregangkan otot-otot punggung yang kaku hingga berbunyi "keretek". Amankah melakukan hal tersebut?

Secara teknis sebenarnya meregangkan otot hingga mengeluarkan suara tidaklah berbahaya. Namun, jika hal tersebut dilakukan secara rutin, maka lain lagi ceritanya.

"Mengkeretekkan otot atau menyelaraskan persendian tidak berbahaya, tapi jangan dilakukan sebagai kebiasaan," kata Dr Christopher Anselmi, ahli chiropractik, di New York, AS.

Persendian tersusun dari ligamen, tendon, dan struktur jaringan yang lembut dan makin lama bisa aus. "Jika persendian tidak sesuai dengan posisinya, maka bisa menyebabkan kerusakan prematur," katanya.

Suara "krek" yang kita dengar saat meregangkan otot memang terkadang menakutkan sehingga kita mengira tulang patah. Persendian mengandung cairan dan gas seperti nitrogen dan karbondioksida. Ketika cairan tertekan dan ada dorongan di persendian, gas akan keluar dan menghasilkan suara "keretek".

Untuk mengurangi rasa pegal pada otot, Anselmi menyarankan untuk melakukan peregangan ringan. Cara paling mudah adalah saat sedang mandi kita berdiri tegak dan regangkan punggung perlahan. Setelah 5 menit, lenturkan punggung ke arah depan dan belakang, serta ke samping.

"Meregangkan punggung yang kaku sampai berbunyi tidak akan merusak tulang dan sendi, namun jika Anda merasa tidak nyaman pada persendian dan selalu ingin meregangkannya, mungkin memang ada masalah pada punggung," katanya.
(kompas)

5 Tren Gaya Rambut dan Rias Wajah Menjelang Musim Liburan

Musim liburan segera tiba, saatnya mengubah penampilan menjadi lebih santai, cerah, dan dinamis. Tidak hanya gaya busana saja, tapi ritual kecantikan pun juga butuh penyegaran.
Seperti dikutip dari Huffington Post, berikut lima tren rambut dan rias wajah yang layak Anda coba di musim menjelang masa berlibur. Sekarang, simpan dulu busana warna kelam dan gelap dalam lemari, sebab kini saatnya warna-warni cerah unjuk aksi.

HUFFINGTON POST Lipstik warna oranye menjadi
Warna oranye neon
Bila ingin mengenakan warna oranye terang sebagai pewarna bibir, aturan utama yang harus Anda terapkan adalah jangan memilih jenis lipstik matte! Warna oranye pada lipstik matte memberikan kesan tidak natural, membuat rias wajah terlihat kaku dan kurang segar. Sebaliknya, pilihlah jenis lipstik oranye yang bertekstur glossy dan creamy, lalu untuk mengimbangi pulaskanlah warna-warna transparan yang lembut pada area pipi dan mata.
Gaya rias mata kucing
Lupakan alas bedak tebal dan beralihlah pada riasan wajah yang ringan dan cerah. Supaya lebih sempurna, gunakan pelembab atau BB cream yang akan membuat area sekitar mata Anda lebih mulus. Mengaplikasikan gaya mata kucing yang natural memang tidak semudah membaca manual pada majalah atau situs kecantikan. Kuncinya ada pada pemilihan eyeliner cair dan kuas ujung mata yang tepat.
Pulaskan eyeliner tipis-tipis menuju ujung luar kelopak mata hingga membentuk ekor dengan ketebalan dan panjang secukupnya. Jangan lupa rapikan alis dan angkat bulu mata dengan maskara agar terlihat lebih tebal dan panjang.

HUFFINGTON POST Gaya rambut sebahu menonjolkan kesan segar dan dinamis
Panjangkan rambut sampai sebahu saja
Gaya rambut yang menyentuh dan sedikit melewati bagian bahu dianggap dapat membuat penampilan seseorang lebih segar dan aktif. Hal lain yang lebih mengasikkan adalah gaya rambut ini cocok untuk setiap bentuk wajah, dan variasi penataan yang tidak terbatas. Di Indonesia, gaya rambut ini dikenal dengan rambut nanggung, tidak panjang, tidak pendek, dan biasanya susah diatur. Padahal, kunci utama rambut sebahu agar mudah ditata ada pada teknik layer yang simpel, supaya tidak memerlukan waktu penataan yang lama.
Tren kutek metalik
Kreasi warna metalik menjadi palet wajib di musim liburan.  Warna silver, hijau, biru, kuning, seluruhnya tampil serba mengilap dalam nuansa metalik yang mewah. Aturan utama tren ini adalah bentuk kuku yang natural. Ini artinya bentuk kuku akrilik tidak lagi trendi musim ini!

HUFFINGTON POST Contoh warna rambut kopi susu
Rambut “rasa” kopi susu
Mendobrak aturan selalu menyenangkan, salah satunya adalah soal warna rambut. Biasanya musim panas identik dengan warna rambut pirang atau terang, maka tahun ini warna perpaduan kopi susu yang menjadi tren paling anyar.  Jika pada rambut Anda masih tersisa nuansa ombre, segera kunjungi salon langganan untuk mengubahnya menjadi warna bernuansa kopi susu. Sebab, pada musim ini tren ombre telah surut dan tak lagi dipandang terdepan!
(kompas)

Cara Alami Hilangkan "Kumis" Perempuan


Kumis tipis ternyata tak cuma dimiliki pria, tetapi juga dimiliki beberapa perempuan. Rambut tipis di atas bibir ini memang cukup mengganggu tampilan perempuan. Bagaimana cara aman dan mudah untuk menghilangkan rambut tipis di atas bibir ini tanpa mencukur kumis seperti layaknya para pria?

1. Kunyit
Kunyit merupakan salah satu solusi alami untuk menghilangkan rambut ini. Campur kunyit bubuk atau kunyit parut dnegan susu cair. Campur sampai menjadi pasta yang halus. Setelah itu, oleskan pasta kunyit susu ini di bagian tersebut dan diamkan beberapa saat.

Setelah pastanya kering, bersihkan pasta ini dengan lap basah. Jika tak ingin menggunakan susu, Anda bisa mencampurnya dengan air. Proses pertumbuhan rambut halus ini akan berhenti setelah satu bulan pemakaian.

2. Lemon
Lemon juga menjadi bahan alami untuk menghilangkan rambut alami ini. Campurlah lemon dengan gula dan air. Kemudian oleskan di area bibir atas dan diamkan selama 15-20 menit. Setelah itu, bersihkan dengan air dingin. Gunakan tiga kali dalam seminggu.

3. Telur
Selain menjadi masker, putih telur juga bisa digunakan. Putih telur ini dicampur dengan tepung jagung dan gula sampai mengental. Terapkan pasta tebal ini di atas bibir dan diamkan sampai mengering. Setelah mengering, pasta ini akan terlepas sendirinya dari bubur. Gunakan paket ini setidaknya dua kali seminggu.

4. Tepung kacang
Campur kunyit, susu dan tepung kacang menjadi satu. Kemudian buatlah pasta tebal dari campuran ini. Anda bisa menambahkan satu sendok teh krim kocok ke dalamnya. Setelah menyatu, oleskan campuran ini ke atas bibir, biarkan sampai mengering. Setelah mengering, bersihkan seperti biasa. Pertumbuhan rambut ini akan jauh berkurang dengan penggunaan setidaknya dua kali seminggu
(kompas)

Buah Semangka Sahabat Jantung Orang Gemuk


Bukan rahasia lagi orang yang mengalami berat badan berlebih alias obesitas beresiko tinggi menderita sejumlah penyakit, salah satunya hipertensi dan serangan jantung. Namun, risiko tersebut bisa ditekan dengan rajin mengonsumsi buah semangka.

Buah semangka ternyata mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang kegemukan sehingga risiko terkena serangan jantung juga berkurang.

Di negara empat musim, jumlah orang yang meninggal akibat serangan jantung pada musim dingin cukup tinggi. Hal tersebut karena stres yang dirasakan tubuh untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Akibatnya tekanan darah naik. Jantung pun bekerja lebih keras, yang berarti risiko terkena serangan jantung dan stroke meningkat.

Dalam studi yang dimuat dalam American Journal of Hypertension, para peneliti menyebutkan makan semangka sangat baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan risiko serangan jantung di musim dingin.

"Tekanan pada aorta dan jantung berkurang setelah pasien mengonsumsi ekstrak semangka," kata Arturo Figueroa dari Florida State University.

Dalam penelitian yang dilakukan terhadap 13 pria dan wanita obesitas ini mereka diberikan ekstrak semangka setiap hari selama 6 minggu. Ekstrak semangka mengandung 4 gram asam amino L-citrulline dan 2 gram L-arginine.

Ketika dibandingkan dengan orang yang mendapatkan pil plasebo, ternyata mereka yang mendapat ekstrak semangka mengalami penurunan tekanan darah dan juga stres pada jantung berkurang, bahkan pada kondisi dingin.

"Itu berarti kerja jantung tidak terlalu keras sehingga jantung akan bekerja lebih mudah pada situasi penuh tekanan seperti saat musim dingin," kata Figueroa.
(kompas)

Mencegah Pengerasan Hati dengan Rutin Minum Kopi

Kopi diketahui memiliki segudang manfaat dari mulai meningkatkan rasa awas hingga mencegah penyakit tertentu. Bahkan, sebuah studi berskala besar menunjukkan, minum kopi bisa mengurangi risiko kematian akibat tipe tertentu dari sirosis (pengerasan) hati.
 
Studi melibatkan lebih dari 63.000 orang yang berusia 45-74 tahun yang tinggal di Singapura. Sejak 1993, mereka ditanyai soal pola makan, gaya hidup, dan riwayat kesehatan mereka. Peserta kemudian diikuti selama rata-rata 15 tahun. Selama waktu tersebut, 114 peserta meninggal karena pengerasan hati.
 
Menurut studi yang dipublikasi dalam jurnal Hepatology tersebut, minum dua atau lebih cangkir kopi dalam sehari berhubungan dengan pengurangan 66 persen risiko kematian dari kematian akibat pengerasan hati yang disebabkan oleh hepatitis non-viral.
 
Diketahui, menurut Institut Kesehatan Nasional, selain virus, penyebab pengerasan hati adalah kebiasaan minum alkohol dan konsumsi obat-obatan. Kemudian, sistem imun salah mengenali sel hati yang sehat sebagai virus dan menyerangnya. Kendati demikian, dalam studi baru, minum kopi tidak mengurangi risiko pengerasan hati yang disebabkan oleh virus.
 
Minum teh, jus buah, atau minuman ringan tidak memiliki efek pada risiko pengerasan hati. Sementara alkohol justru meningkatkan risikonya. Sebaliknya, kafein pada kopi menurunkan risiko tersebut.
 
Woon Puay Koh, peneliti studi asal Duke-NUS Graduate Medical School Singapore dan National University of Singapore, mengatakan, ini adalah studi pertama yang menunjukkan efek kopi pada pengerasan hati non-virus.
 
Hanya saja, Koh mengakui hasil studi ini lebih cocok diperuntukkan di negara-negara Barat. Pasalnya, pengerasan hati non-virus lebih sering terjadi di negara Barat, bukan di Asia.
 
"Namun, seiring meningkatnya orang mengadaptasi budaya barat di Asia, maka ada kemungkinan prevalensi penyakit itu pun meningkat," kata Koh.
 
Menurut WHO, pengerasan hati merupakan penyebab kematian nomor 11 di Amerika Serikat. Sementara itu, di seluruh dunia 1,3 persen kematian terjadi akibat penyakit tersebut.
(kompas)